Ayat-ayat Alkitab yang Menggambarkan Janji Pernikahan yang Kokoh

Ayat-ayat Alkitab yang Menggambarkan Janji Pernikahan yang Kokoh

Pernikahan adalah ikatan suci yang dijanjikan dalam Alkitab. Dalam kitab suci, terdapat banyak ayat yang menggambarkan janji pernikahan yang kokoh antara seorang pria dan seorang wanita. Ayat-ayat ini memberikan panduan dan inspirasi bagi pasangan suami istri untuk membangun hubungan yang kuat dan bertahan lama.

Salah satu ayat yang sering dikutip adalah dari Kitab Kejadian 2:24, yang berbunyi, “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” Ayat ini menekankan pentingnya kesatuan dalam pernikahan, di mana suami dan istri saling melengkapi dan menjadi satu dalam segala hal.

Ayat-ayat lain yang dapat menggambarkan janji pernikahan yang kokoh adalah dari Kitab Pengkhotbah 4:9-12. Ayat ini berbicara tentang kekuatan dalam persatuan: “Lebih baik dua orang daripada seorang diri, sebab mereka memperoleh upah yang baik dari jerih payah mereka. Jika salah seorang dari mereka jatuh, yang lain mengangkat temannya. Tetapi celaka bagi orang yang jatuh tanpa teman, sebab jika dia jatuh, tidak ada orang yang mengangkat dia. Juga, jika dua orang tidur bersama, mereka menjadi hangat, tetapi bagaimana mungkin seorang dapat hangat jika ia sendirian? Dan jika seseorang menyerang satu orang, dua orang dapat melawannya. Benarlah perkataan itu: Tali yang terdiri dari tiga lembar benang tidak mudah putus.” Ayat ini menekankan pentingnya saling mendukung dan berbagi beban dalam pernikahan.

Selain itu, ada juga ayat-ayat yang menggambarkan janji pernikahan yang kokoh dalam hal kasih sayang dan pengampunan. Kitab Efesus 4:32 mengatakan, “Sebaliknya, hendaklah kamu saling mengasihani, saling menyayangi dengan kasih yang tulus ikhlas. Ampuni satu sama lain, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Ayat ini mengajarkan pentingnya mengasihi dan mengampuni pasangan kita, sebagaimana Tuhan juga mengasihi dan mengampuni kita.

Dalam konteks ini, Ravi Zacharias, seorang apologist Kristen terkenal, pernah mengatakan, “Pernikahan bukanlah tentang menemukan seseorang yang sempurna, tetapi tentang saling menerima dan tumbuh bersama di dalam Kristus.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pernikahan yang kokoh adalah tentang komitmen dan ketekunan untuk saling mendukung dan bertumbuh bersama sebagai pasangan.

Jadi, ayat-ayat Alkitab yang menggambarkan janji pernikahan yang kokoh memberikan landasan bagi pasangan suami istri untuk membangun hubungan yang kuat dan bertahan lama. Kesatuan, saling mendukung, mengasihi, dan mengampuni adalah nilai-nilai inti yang ditekankan dalam ayat-ayat ini. Dengan mempraktikkan nilai-nilai ini, pasangan suami istri dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan dalam pernikahan mereka.

Referensi:
1. Alkitab (versi terjemahan yang digunakan)
2. Zacharias, Ravi. “The Reason for Marriage.” Ravi Zacharias International Ministries, www.rzim.org.
3. Pengkhotbah 4:9-12. Alkitab.
4. Kejadian 2:24. Alkitab.
5. Efesus 4:32. Alkitab.

Leave a Comment